Profile Klinik Padjadjaran

KLINIK UTAMA PADJADJARAN

Jl. Kolonel Ahmad Syam No.245, Ds. Sayang, Kec. Jatinangor
Kabupaten Sumedang, Jawa Barat 45363

A. LATAR BELAKANG

          Kabupaten Sumedang adalah kabupaten di Provinsi Jawa Barat yang memiliki luas wilayah
152.220 Km2. Kab. Sumedang terdiri dari 26 kecamatan serta 283 desa. Data Tahun 2012, jumlah
penduduk Kab. Sumedang adalah 1.121.787 jiwa dengan 561.964 laki-laki dan 559.823 jiwa
perempuan. Dengan laju pertumbuhan pendudukan Kab. Sumedang adalah 1,2% dengan kepadatan
penduduk sebesar 736 jiwa/km2. Kecamatan Jatinangor adalah salah satu dari 26 kecamatan yang
ada di Kabupaten Sumedang yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Bandung. Luas
wilayahnya 26,20 km2, menjadikan Kecamatan Jatinangor sebagai salah satu kecamatan terkecil di
Kabupaten Sumedang dari segi luas wilayah. Jarak Jatinangor dari Kota Sumedang adalah 21,5 km
ke arah barat daya. Jatinangor memiliki lokasi yang strategis karena mudah diakses dari Kota
Bandung melalui jalan tol, terlewati oleh jalan Provinsi Bandung – Garut dan Bandung – Sumedang.
Secara geografis wilayah Jatinangor adalah wilayah perbukitan yang subur dengan iklim sejuk.
Dengan kondisi yang demikian wilayah ini sangat cocok untuk daerah perkebunan, pemukiman dan
pendidikan.

          Pembangunan Kesehatan Nasional pada hakekatnya bertujuan meningkatkan kualitas
Sumber Daya Manusia, untuk mencapai tujuan tersebut upaya di bidang kesehatan merupakan
salah satu faktor yang sangat menentukan. Salah satu upaya untuk mencapai tujuan pembangunan
kesehatan yang dimaksud adalah bisa melalui upaya pelayanan kesehatan di Puskesmas, Rumah
Sakit, klinik swasta maupun sarana kesehatan lainnya. Kesehatan merupakan salah satu faktor
penting dalam pembentukan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia di suatu lingkungan
masyarakat, karena produktivitas sangat dipengaruhi tingkat kesehatan seluruh individu yang ada
dalam masyarakat tersebut. Sebagai bentuk kontribusi nyata, PT Rumah Sakit Padjadjaran (RSP)
dalam bidang kesehatan adalah mendirikan klinik jejaring, yaitu kumpulan Klinik baik pratama
maupun utama yang terstandarisasi, melaksanakan pelayanan komprehensif, dan terintegrasi
dalam satu kelola berbasis teknologi informasi.

           Klinik Padjadjaran pertama kali didirikan sejak tahun 2006 di Jatinangor yang mempunyai
fasilitas yang cukup lengkap dengan pelayanan buka selama 24 jam penuh serta ditunjang berbagai
fasilitas lengkap seperti klinik umum, klinik gigi, Unit Gawat Darurat (UGD) 24 jam, rawat inap,
laboratorium, apotek, serta ambulan. Berkembangnya unit usaha Klinik Jejaring Padjadjaran RSP
dari tahun ke tahun dan juga ditambah dengan semakin berkembangnya Klinik Pratama
Padjadjaran Jatinangor sebagai pusat pelayanan kesehatan, menjadikan RSP terus berbenah dan
meningkatkan kapasitas pelayanan yang hanya Klinik Pratama dan berupaya untuk mendorong
berdirinya Klinik Utama, agar dapat menghadapi tantangan tahun-tahun berikutnya. Hal inilah yang
menjadi dasar untuk PT RSP mendirikan Klinik Utama Padjadjaran guna memberikan pelayanan
medik spesialistik atau pelayanan medik dasar dan spesialis

B. TUJUAN

Tujuan didirikannya Klinik Utama Padjadjaran adalah:
1. Berperan serta dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat khususnya di daerah
Jatinangor
2. Meningkatkan pengetahuan tentang kesehatan ibu dan anak
3. Memberikan kontribusi kepada masyarakat di Kecamatan Jatinangor dan sekitarnya dalam
bidang kesehatan, meliputi program preventif, promotif, kuratif dan rehabilitatif.
4. Menciptakan sistem rujukan berjenjang di wilayah Kabupaten Sumedang dengan
standardisasi mutu dan kualitas.

C. RUANG LINGKUP DAN SASARAN

Rujukan adalah penyerahan tanggungjawab dari satu pelayanan kesehatan ke pelayanan
kesehatan yang lain. Sistem rujukan pelayanan kesehatan adalah suatu sistem jaringan fasilitas
pelayanan kesehatan yang memungkinkan terjadinya penyerahan tanggung jawab secara timbalbalik
atas masalah yang timbul, baik secara vertikal maupun horizontal ke fasilitas pelayanan yang
lebih kompeten, terjangkau, rasional, dan tidak dibatasi oleh wilayah administrasi. Tujuan dari
sistem rujukan adalah untuk meningkatkan mutu, cakupan dan efisiensi pelayanan kesehatan
secara terpadu.
Pelaksanaan sistem rujukan di indonesia telah diatur dengan bentuk bertingkat atau
berjenjang, yaitu pelayanan kesehatan tingkat pertama, kedua dan ketiga, dimana dalam
pelaksanaannya tidak berdiri sendiri sendiri namun berada di suatu sistem dan saling
berhubungan. Apabila pelayanan kesehatan primer tidak dapat melakukan tindakan medis tingkat
primer maka ia menyerahkan tanggung jawab tersebut ke tingkat pelayanan di atasnya, demikian
seterusnya. Apabila seluruh faktor pendukung (pemerintah, teknologi, transportasi) terpenuhi
maka proses ini akan berjalan dengan baik dan masyarakat akan segera tertangani dengan tepat.
Jatinagor merupakan sebuah kawasan di sebelah Timur Bandung yang ditetapkan sebagai
kawasan pendidikan. Hal tersebut ditandai dengan berdirinya berbagai perguruan tinggi baik
negeri maupun swasta di sana. Sebagai kawasan pendidikan, fasilitas-fasilitas pendukung
pendidikan pun dibangun di sana, sarana kesehatan merupakan salah satu elemen yang tak
terpisahkan dari keberadaan Jatinangor sebagai sebuah kawasan pendidikan. Dengan alasan
kedekatan dengan kawasan pendidikan dan masih banyaknya kasus-kasus yang berhubungan
dengan kesehatan ibu dan anak, maka Klinik Utama Padjadjaran akan memiliki fokus dalam upaya
peningkatan kesehatan reproduksi terpadu sebagai program layanan unggulan.
Untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada masayarakat umum, maka ruang lingkup
dan sasaran pelayanan Klinik Utama Padjadjaran adalah:
1. Pelayanan Medis
2. Pelayanan Penunjang Medis
3. Pelayanan Perawatan
4. Pelayanan Penunjang Spesialistik
5. Pelayanan Penunjang non Spesialistik

Layanan Unggulan
Secara umum layanan utama yang akan dilakukan oleh Klinik Utama Padjadjaran adalah
pelayanan kesehatan reproduksi. Pelayanan kesehatan reproduksi bukanlah pelayanan yang
diasosiakan sama dengan pelayanan di rumah bersalin walaupun pada tahap awal, pelayanan
persalinan akan menjadi kegiatan terpenting dalam operasionalisasi Klinik Utama Padjadjaran.
Pelayanan kesehatan reproduksi merupakan pelayanan yang luas dan secara menyeluruh meliputi
semua golongan usia dari mulai kelahiran sampai geriatri.
Persalinan yang dilakukan di Klinik Utama Padjadjaran akan menangani kasus mulai dari
kasus kelahiran normal sampai kasus dengan penyulit. Selain itu fasilitas dukungan yang akan
menunjang proses persalinan akan disediakan ruang bayi, ruang UV, sun deck khusus untuk ibu dan
fasilitas lainnya. Bagi ibu hamil yang memeriksakan kehamilannya di Klinik Utama Padjadjaran
akan diberikan program layanan dalam upaya mendapatkan kondisi kehamilan yang baik berupa
pengetahuan tentang manajemen laktasi dan senam hamil.
Program luar ruangan selain memberikan layanan preventif juga akan memperkuat
promosi bagi rumah sakit dalam pembentukan brand image utamanya bagi warga Jatinangor yang
kebanyakan mahasiswa dan pelajar. Namun perlu diberikan penekanan yang kuat bahwa
pendidikan reproduksi bukan berari sexual education. Sexual education hanyalah sebagian kecil dari
masalah kesehatan reproduksi. Hal ini juga perlu diperhatikan jangan sampai terkesan bahwa
nantinya ada rumah sakit yang menganjurkan edukasi seksual di tengah-tengah institusi
pendidikan.
Program skrining pra nikah menjadi penting untuk dilakukan dalam rangka menurunkan
angka kematian bayi akibat penyakit-penyakit genetik seperti thalassemia, asma dan lainnya. Selain
itu akan dikembangkan pula hal-hal yang menunjang ke arah perbaikan sistem reproduktif
misalnya vaksin pra nikah maupun konsultasi psikologi. Karena program seperti ini masih sangat
jarang dilakukan maka diperlukan sosialisasi berupa sharing pengetahuan kepada khalayak agar
mengetahui makna pentingnya program ini terhadap kesehatannya.
Tumbuh kembang anak merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari reproductive health.
Oleh karena itu layanan lainnya seperti baby spa, skrining tumbuh kembang, penatalaksanaan gizi
anak merupakan hal yang akan dikembangkan. Klinik Utama Padjadjaran akan mengusung konsep
dalam mengembangkan karakter tumbuh kembang anak yang lebih berwawasan lingkungan yang
luas. Dengan demikian Klinik Utama Padjadjaran diharapkan memiliki arena play ground yang
memadai dan edukatif, bersih dan terbuka. Area play ground ini akan dikombinasikan dengan area
rehabilitasi pasien dan dilengkapi dengan berbagai sarana seperti ruang laktasi dan sarana
pendukung lainnya yang juga dapat dinikmati sebagai ruang hiburan bagi penunggu atau keluarga
pasien.
Kesehatan reproduksi juga menyangkut tentang masalah geriatri dimana sejak datangnya
menopause, berbagai masalah yang berkaitan dengan reproduksi juga mulai meningkat.
Pemeriksaan rutin tentang kanker serviks, kanker payudara dan masalah reproduksi lainnya akan
menjadi program yang menjadi unggulan di Klinik Utama Padjadjaran. Penanganan kasus
keganasan selanjutnya dapat dilakukan dengan cara merujuk pada rumah sakit dengan tingkat
layanan yang lebih tinggi. Selain itu kesehatan secara fisik, tentu saja geriatri juga memerlukan
kesehatan secara mental spiritual. Oleh karena itu adanya ruang rehabilitasi medik dan taman
bermain dapat dijadikan sebuah program layanan geriatri lewat pola asuh keperawatan geriatri
yang baik.