Klinik Padjadjaran Wanaraja

Sejarah

Klinik Padjadjaran Wanaraja didirikan pada tahun 2002.    Semula klinik ini bernama Klinik Darussalam mengacu pada proses pendirian awal yang  merupakan kerjasama yang baik antara Pesantren Darussalaam Wanaraja Garut dengan Yayasan Basmallah pada waktu itu.   Klinik ini berdiri tidak lepas dari bantuan  sesepuh Pesantren Darussalaam Wanaraja yaitu KH. Rizal (alm) dan Ny. Siti Aminah (alm) yang juga sekaligus anggota Komisi IX DPRD Provinsi Jawa Barat kala itu. Klinik ini juga berdiri atas bantuan investor awal yaitu dr Yadi, dr Bayu, dr Fina Meiliyana, Ny. Itjeu Sudradjat, Ny. Siti Aminah.

Untuk pertama kalinya klinik ini menyewa sebuah rumah di Jalan Raya Wanaraja No. 400 Kab. Garut.   Petugas klinik yang tercatat menginisiasi awal pendirian klinik adalah Mang Asep Mixer. Berbagai program baik in clinic maupun out clinic dilakukan utuk memperkuat keberadaan klnik pda waktu itu.  Selanjutnya dikarenakan biaya sewa semakin meningkat, maka lokasi klinik berpindah dengan menyewa sebuah rumah di jalan Cikole No. 8 Wanaraja Garut. 

Kerjasama pengelolaan klinik Darussalaam ini banyak mengalami pasang surut.  Puncak bulan madu hubungan kerjasama ini adalah berdirinya Klinik Musadaddiyah yang merupakan keluarga besar dari Pesantren Darussalaam pada tahun 2007. Klinik Musadaddiyah pimpinan KH. Abdul Halim, Lc (Pa Cecep)  merupakan klinik kampus kedua yang dikelola oleh Jejaring Klinik Padjadajaran setelah Klinik Kampus UNPAD Jatinangor.   Namun sangat disayangkan,  hanya berkisar 3 tahun setelah kerjasama ini dilakukan pihak Musadaddiyah menghentikan kerjasama pengelolaan klinik dan mengalihkannya dengan mitra yang lain.

Pada tangal 6 November 2007, PT Rumah Sakit Padjadjaran mulai masuk dalam kepemilikan klinik ini dengan mengakuisisi kepemilikan pribadi klinik ini.     Berbagai perubahan dalam manajemen pengelolaan klinik diterapkan untuk dapat memenuhi standar program klinik jejaring.  Dengan ditandatanganinya pengalihan kepemilikan Yayasan Basmallah, maka pada tanggal 16 September 2011,  pengelolaan Klinik Darussalaam menjadi tanggungjawab PT. Rumah Sakit Padjadjaran dengan mitra Yayasan Darussalam. 

Pada tahun 2014 Yayasan Darussalaam mempunyai kebijakan untuk mengembangkan sendiri kliniknya, dengan mengaktifkan klinik yang berada di sisi Jalan Raya Wanaraja.   Oleh sebab itu diputuskan keduabelah pihak untuk menjalankan kliniknya masing-masing.  Pemakaian nama Klinik Darussalaam tidak diperkenankan lagi dipergunakan untuk menamai klinik yang lama.   Pada tanggal 19 Desember 2014  atas keputusan bersama manajemen PT. Rumah Sakit Padjadjaran diputuskan untuk membeli lokasi tanah dan rumah di Jalan Cikole No. 8 tersebut untuk selanjutnya dinamai baru menjadi  Klinik Padjadjaran Wanaraja.