Klinik Padjadjaran Sukanagara

Sejarah

Klinik Padjadjaran Sukanagara  awalnya bernama Klinik Keluarga Sukanagara dan didirikan pada tahun 2004. Adapun nama-nama yang tercatat sebagai pendiri klinik ini adalah dr. Sari Lestari, dr. Syarif Hidayat, dr. Siva Hamdani, dr Mirna HP, dr. Yandi Arifuddin, dr. Elvidiansyah, dr. Muhammad Faisal.  Awalnya klinik ini menempati sebuah rumah  di Komplek  Griya Asri Suakanagar Blok A no. 1 RT 02/RW 02 Desa Suknagara.    Kemudian dalam perkembangannya klinik ini kemudian menyewa gedung bangunan milik PGRI di Jalan Raya Sukanagara KM45.

Selama periode 2004-2008, Klinik Keluarga Sukanagara banyak dikelola oleh dr M. Faisal dan dr. Dikki Pramulya.   Karena letaknya yang cukup jauh dari pusat kota Cianjur, klinik ini memang memiliki arti perjuangan yang cukup berat utamanya bagi para dokter jaga yang bertugas disana.   Pada tanggal 24 April 2008, PT. Rumah Sakit Padjadjaran mulai mengambil alih kepemilikan milik personal dalam kepemilikan Klinik Keluarga ini.   Dan pada tanggal 16 September 2011, seluruh kepemilikan dan pengelolaan Klinik Keluarga Assalaam sudah sepenuhnya dibawah kendali PT. Rumah Sakit Padjadjaran. 

Pada tanggal 11 Mei 2011, PT Rumah Sakit Padjadjaran membeli sebidang lahan tepat di sisi jalan Campaka Sukanagara seluas 290 m2.  Pada tahun 2013, pada lahan ini dibuatlah bangunan seluas 100 m2, untuk dibuat klinik permanen oleh kontraktor Purnomo Sidhi Soeroyo.  Pihak PT. Rumah Sakit Padjadjaran merasa diberikan kehormatan yang besar karena bertepatan dengan peringatan dies natalies UNPAD yang ke-56 tanggal 11 September 2013, bangunan Klinik Padjadjaran Sukanagara secara resmi dibuka oleh Dekan Fakultas Kedokteran UNPAD pada waktu itu, Dr. Tri Hanggono Achmad.