Klinik Padjadjaran Leuwigoong

Sejarah

Awal pendirian Klinik Padjadjaran Leuwigoong merupakan kerjasama antara Yayasan Basmallah dengan PT Rumah Sakit Padjadjaran, sehingga pada waktu awal berdirinya, klinik ini  bernama Klinik Basmallah Padjadjaran pada tahun 2009.  Tokoh utama dibangunnya klinik ini adalah dr Faisal Siregar bersama dokter-dokter lainnya yaitu dr Angga, dr Eldy dan dr Vian.  Petugas awal yang tercatat mengawali klinik ini adalah Mang Nana.   Klinik ini didirikan sebagai penyangga Klinik Daraussalam dan Klinik  Karang Pawitan dalam menjalankan visi sebagai jejaring klinik.

Selayaknya pembuatan klinik yang lain, awalnya Klinik Basmallah Padjadjaran menyewa sebuah rumah  rumah sederhana berlantai 2 dengan dasar alas lantai atasnya memakai kayu.   Dengan tidak mengurangi semangat dalam mendorong terselenggaranya pelayanan yang baik, Klinik Basmallah Padjadjaran mencatat sejarah yang mengagumkan.  Pada waktu itu sistem informasi klinik pertama kalinya diperkenalkan di klinik ini dan mendapat sambutan yang luar biasa dari masyarakat.  Tingkat kunjungan awal ke klinik ini luar biasa telah dapat menyamai klinik-klinik lain yang membutuhkan waktu 2-3 tahun.  

Dalam upaya memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat, maka pada tanggal 11 Januari 2011 dilakukan pembelian sebidang tanah oleh Bapak Himendra Wargahadibrata selaku pembina untuk perluasan klinik.  Kemudian pembelian tersebut berlanjut dengan dibangunnya bangunan klinik secara permanen oleh kontraktor Surya Purnama Mandiri pada tanggal 11 November 2011.  

Saat ini pengelolaan klinik Padjadjaran Leuwigoong, berada dalam satu manajemen regional Garut bersama 3 klnik yang berdomisili di Garut lainnya (Leles, Karangpawitan dan Wanaraja) yang dikomandoi oleh dr Madya.